Setelah sebelumnya berbagi tips dalam membangun cinta, untuk kali ini saya berbagi tips tentang pasca menikah. Mengurus keluarga tidaklah mudah, kawan. Banyak sekali ujian dan cobaan yang menghadang. Tidak hanya bagi pasangan yang difabel, tetapi juga yang non-difabel…

1. Setelah Menikah, Masalah Belumlah Selesai

Ketika kita sudah menikah, masalah belumlah dikatakan selesai. Kita baru saja memula tahap perjalanan yang baru. Perjalanan untuk dilalui bersama, dears

Kita masih perlu meyakinkan dunia bahwa kita mampu melawan dunia. Tunjukkan itu dengan saling menghargai dan peka dengan kapasitas dan in-kapasitas pasangan. Dengan demikian perjalanan kita dengan pasangan akan terus dilalui..

2. Atur Tata Letak Rumah untuk Mempermudah Semua Orang Melakukan Aktifitas Secara Mandiri

 Ini perlu didiskusikan dan dikompromikan dengan seluruh penghuni rumah. Jangan mentang2 disabilitas, lalu semua harus sesuai keinginan kita. Ingat, pasangan dan penghuni rumah yang lain juga punya kenyamanan dan kebutuhan berbeda dengan kita.

3. Godaan Akan Selalu Datang

Ujian dan cobaan pasti akan datang, baik kepada kita (difabel) dan pasangan kita (non-difabel). Kita akan selalu menemukan kekurangan pada pasangan setelah hidup bersama. Dan risiko godaan akan selalu datang. Jika itu terjadi, ingatlah perjuangan berdarah-darah yang kalian lakukan dulu. Mau ngelakuin itu untuk kedua kalinya?

4. Saat Memutuskan Memilih Anak, Tanamkan Inklusifitas pada Mereka

 Jika sudah memiliki anak, seiring dengan semakin dewasa anak, dia akan menyadari bahwa ada yang berbeda pada ayah-ibunya dibandingkan ayah-ibu anak yang lain. Tunjukkan bahwa perbedaan itu bukan sesuatu yang harus dibandingkan dan dibuat iri. Tanamkan nilai-nilai inklusif sejak pada keluarga. Ajarkan kepada anak2 bahwa keluarga kita punya nilai yang nggak dimiliki keluarga lainnya. That our family is something to be proud of.

5. Enjoy our Live!

Jangan biarkan suara2 sumbang menggoyahkan hasil perjuangan berdarah-darah kita. Nikmati hidupmu. Bahwa yang menjalani adalah kita, bukan mereka.

Jika ada yang memberikan kata-kata negatif tentangmu, tentang kalian, cukuplah sebagai angin lalu, dears..